Welcome to My Blog

NAMA : TRISYATI IKA PRATIWI
JURUSAN : MP 2012 (A)
NIM : 1445125838

Kamis, 29 Mei 2014

Pertemuan ke 12 - PERILAKU KONSUMEN


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Senin, 26 Mei 2014, Pukul 10.0-11.30 am adalah pertemuan terakhir dalam perkuliah Manajemen Pemasaran JAsa Pendidikan. Pada pertemuan ke 12 kali ini perkuliahan Manajemen Pemasaran Jasa membahas mengenai “Perilaku Konsumen” bersama pak Amril Muhammad, S.E M.Pd. Berikut penjelasan mengenai Perilaku Konsumen :

PERILAKU KONSUMEN

Terdapat pengertian Perilaku Konsumen menurut beberapa para ahli, yaitu menurut :
-          David L. Loudon & Albert J. Della Bitta (1984:6)
-          James F. Engel, Et.al. (1968:8 )
-          Gerald Zaltman  Melanie Wallendorf (1979:6 )
Dari para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa Perilaku Konsumen ialah tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan.

Sedangkan Pengertian Konsumen menurut saya, merupakan tingkah laku atau proses dari konsumen yang ditujukan dengan pencarian dalam membeli, memilih, memperbaiki, menggunakan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi dan memuaskan kebutuhan atau keinginannya. Perilaku Konsumen dapat dikatakan sebagai Konsuen Behavior.

Jika kita melihat Perilaku Konsumen, kita dapat melihat kebutuhan Konsumen menurut Abraham Maslow dan David McClelland. Berikut Kebutuhan Konsumen menurut Abraham Maslow :
1.      Kebutuhan Fisiologis : kebutuhan akan makan, minum, tempat tinggal, dan bebas dari sakit.
2.   Kebutuhan selamat dan rasa aman : kebutuhan akan kebebasan dari ancaman, yakni aman dari ancaman kejadian atau lingkungan.
3.      Kebutuhan untuk merasa memiliki : sosial, dan cinta, kebutuhan akan teman, afiliasi, interaksi, dan cinta.
4.      Kebutuhan akan harga diri Harga diri: kebutuhan akan penghargaan diri dan penghargaan dari orang lain.
5.    Kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri : kebutuhan untuk memenuhi diri sendiri dengan memaksimumkan penggunaan kemampuan, keahlian, dan potensi.
Sedangkan Kebutuhan Konsumen menurut David McClelland :
1.    Need for achievement
2.    Need for affiliation contoh : membeli baju yang sama dengan kelompok/ organisasi.
3.    Need of power Kebutuhan akan kekuasaan. Menjadikan orang mengkonsumsi sesuatu yang berbeda

Motivasi Konsumen
Terdapat Pengertian Motivasi Konsumen menurut beberapa para ahli, yaitu menurut :
1.      Abraham Sperling
2.      William J. Stanton
3.      Fillmore H. Stanford

Dapat disimpulkan bahwa Motivasi adalah dorongan dalam diri individu yang memaksa mereka untuk bertindak, yang timbul sebagai akibat kebutuhan yang tidak terpenuhi. Motivasi muncul karena adanya kebutuhan yang dirasakan. Kebutuhan sendiri muncul karena konsumen merasakan ketidaknyamanan (state of tension) antara yang seharusnya dirasakan dan yang sesungguhnya dirasakan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen :
1.      Kekuatan Sosial Budaya
2.      Kekuatan Faktor Psikologis
3.      Faktor Sikap Dan Keyakinan
4.      Konsep Diri

Tidak hanya tentang Perilaku Konsumen dan Motivasi Konsumen saja, namun dijelaskan juga tentang “Kualitas Barang” dan “Total Quality Management (TQM)”.

Kualitas Barang adalah sejumlah atribut atau sifat-sifat yang dideskripsikan di dalam produk atau jasa dan yang digunakan untuk memenuhi harapan-harapan pelanggan sesuai kebutuhan.

TQM merupakan strategi organisasional menyeluruh yang dilakukan secara terus-menerus yang melibatkan semua karyawan di setiap organisasi untuk mencapai kualitas yang terbaik dari semua aktivitas yang ada didalam organisasi.
Ada 3 prinsip inti TQM yaitu :
1.      Kepuasan Pelanggan
2.      Perbaikan kesinambungan
3.      Melibatkan seluruh potensi organisasi/Sumber Daya

Cara mengukur kepuasan karyawan :
1.      Sistem keluhan dan saran
2.      Survei secara berkala
3.      Bisa meneliti kepuasan secara langsung. Contoh : Konsumen misterius
4.      Merespon keinginan pelanggan. Contoh : Menganalisis hilangnya pelanggan

Dijelaskan juga mengenai “Etika Pemasaran
Beberapa uraian mengenai Kode Etik, yaitu :
-          Tanggungjawab Pemasaran
-          Tingkah laku professional pemasaran. Apakah ada atau tidak pedomannya?
-          Jujur dan Adil
-          Hak dan Kewajiban pihak-piihak dalam proses pertukaran pemasaran. Contoh : Membeli barang yang dapat diganti harus bersegel dan segel tidak boleh rusak atau terbuka.
Sedangkan Tanggungjawab Pemasaran meliputi :
-           Tanggungjawab dalam bidang promosi
-           Tanggungjawab dalam bidang distribusi
-    Tanggungjawab dalam bidang penetapan harga. Contoh : Harga murah, barang yang dipasarkan tidak benar.
-        Tanggungjawab dalam bidang Riset Pemasaran. Objektivitas sangat penting, oleh Karena itu riset yang dibutuhkan jangan sampai salah tempat.
-    Hubungan Organisasional. Orang cenderung membeli barang di suatu organisasi atau perusahaan yang sudah terkenal dan ternama.

Terdapat pula penjelasan mengenai Prinsip Kebijakan Publik :
1.  Prinsip Kebebasan Konsumen dan Produsen. Konsumen boleh mengetahui terlebih dahulu. Kebebasan produsen dalam membeli bahan baku, tidak boleh ada monopoli.
2.      Prinsip Mengendalikan Bahaya Potensial.
3.      Prinsip Memenuhi Kebutuhan Dasar. Contoh : Operasi beras, minyak goring, BBM.
4.      Prinsip Efisiensi Ekonomis.
5.      Prinsip Inovasi.
6.   Prinsip Pendidikan dan Informasi Konsumen. Ada atau tidak penjelasan lebih lengkap? Contoh : Obat ini mengandung kantuk, obat ini jangan diminum sebelum mengendarakan motor.
7.      Prinsip Perlindungan Konsumen.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar