بِسْمِ
اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Senin, 26 Mei 2014,
Pukul 10.0-11.30 am adalah pertemuan terakhir dalam perkuliah Manajemen
Pemasaran JAsa Pendidikan. Pada pertemuan ke 12 kali ini perkuliahan Manajemen
Pemasaran Jasa membahas mengenai “Perilaku Konsumen” bersama pak Amril
Muhammad, S.E M.Pd. Berikut penjelasan mengenai Perilaku Konsumen :
PERILAKU
KONSUMEN
Terdapat pengertian Perilaku Konsumen
menurut beberapa para ahli, yaitu menurut :
-
David
L. Loudon & Albert J. Della Bitta (1984:6)
-
James
F. Engel, Et.al. (1968:8 )
-
Gerald
Zaltman Melanie Wallendorf (1979:6
)
Dari
para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa Perilaku Konsumen ialah tindakan-tindakan
yang dilakukan oleh individu, kelompok
atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan.
Sedangkan Pengertian Konsumen menurut saya, merupakan
tingkah laku atau proses dari konsumen yang ditujukan dengan pencarian dalam
membeli, memilih, memperbaiki, menggunakan, serta pengevaluasian produk dan
jasa demi memenuhi dan memuaskan kebutuhan atau keinginannya. Perilaku Konsumen
dapat dikatakan sebagai Konsuen Behavior.
Jika kita melihat
Perilaku Konsumen, kita dapat melihat kebutuhan Konsumen menurut Abraham Maslow
dan David McClelland. Berikut Kebutuhan
Konsumen menurut Abraham Maslow :
1.
Kebutuhan Fisiologis : kebutuhan akan
makan, minum, tempat tinggal, dan bebas dari sakit.
2. Kebutuhan selamat dan rasa aman :
kebutuhan akan kebebasan dari ancaman, yakni aman dari ancaman kejadian atau
lingkungan.
3. Kebutuhan untuk merasa memiliki
:
sosial, dan cinta, kebutuhan akan teman, afiliasi, interaksi, dan cinta.
4. Kebutuhan akan harga diri
Harga
diri: kebutuhan akan penghargaan diri dan penghargaan dari orang lain.
5. Kebutuhan untuk mengaktualisasikan
diri : kebutuhan untuk
memenuhi diri sendiri dengan memaksimumkan penggunaan kemampuan, keahlian, dan
potensi.
Sedangkan Kebutuhan
Konsumen menurut David McClelland :
1. Need
for achievement
2. Need for affiliation
contoh
: membeli baju yang sama dengan kelompok/ organisasi.
3. Need of power Kebutuhan
akan kekuasaan. Menjadikan orang mengkonsumsi sesuatu yang
berbeda
Motivasi
Konsumen
Terdapat Pengertian
Motivasi Konsumen menurut beberapa para ahli, yaitu menurut :
1. Abraham
Sperling
2. William
J. Stanton
3. Fillmore H. Stanford
Dapat disimpulkan bahwa
Motivasi adalah dorongan dalam diri individu yang memaksa mereka untuk
bertindak, yang timbul sebagai akibat kebutuhan yang tidak terpenuhi. Motivasi
muncul karena adanya kebutuhan yang dirasakan. Kebutuhan sendiri muncul karena
konsumen merasakan ketidaknyamanan (state of tension) antara yang seharusnya
dirasakan dan yang sesungguhnya dirasakan.
Faktor-faktor
yang mempengaruhi perilaku konsumen :
1. Kekuatan
Sosial Budaya
2. Kekuatan
Faktor Psikologis
3. Faktor
Sikap Dan Keyakinan
4. Konsep
Diri
Tidak hanya tentang Perilaku Konsumen
dan Motivasi Konsumen saja, namun dijelaskan juga tentang “Kualitas Barang” dan “Total
Quality Management (TQM)”.
Kualitas Barang adalah sejumlah atribut
atau sifat-sifat yang dideskripsikan di dalam produk atau jasa dan yang
digunakan untuk memenuhi harapan-harapan pelanggan sesuai kebutuhan.
TQM merupakan strategi organisasional
menyeluruh yang dilakukan secara terus-menerus yang melibatkan semua karyawan
di setiap organisasi untuk mencapai kualitas yang terbaik dari semua aktivitas
yang ada didalam organisasi.
Ada 3 prinsip inti TQM yaitu
:
1. Kepuasan
Pelanggan
2. Perbaikan
kesinambungan
3. Melibatkan
seluruh potensi organisasi/Sumber Daya
Cara mengukur kepuasan karyawan :
1.
Sistem keluhan dan saran
2.
Survei secara berkala
3.
Bisa meneliti kepuasan secara langsung.
Contoh : Konsumen misterius
4.
Merespon keinginan pelanggan. Contoh :
Menganalisis hilangnya pelanggan
Dijelaskan juga mengenai “Etika Pemasaran”
Beberapa uraian
mengenai Kode Etik, yaitu :
-
Tanggungjawab Pemasaran
-
Tingkah laku professional pemasaran. Apakah
ada atau tidak pedomannya?
-
Jujur dan Adil
-
Hak dan Kewajiban pihak-piihak dalam
proses pertukaran pemasaran. Contoh : Membeli barang yang dapat diganti harus
bersegel dan segel tidak boleh rusak atau terbuka.
Sedangkan Tanggungjawab
Pemasaran meliputi :
- Tanggungjawab dalam bidang promosi
- Tanggungjawab dalam bidang distribusi
- Tanggungjawab dalam bidang penetapan
harga. Contoh : Harga murah, barang yang dipasarkan tidak benar.
- Tanggungjawab dalam bidang Riset
Pemasaran. Objektivitas sangat penting, oleh Karena itu riset yang dibutuhkan
jangan sampai salah tempat.
- Hubungan Organisasional. Orang cenderung
membeli barang di suatu organisasi atau perusahaan yang sudah terkenal dan
ternama.
Terdapat pula penjelasan mengenai
Prinsip Kebijakan Publik :
1. Prinsip Kebebasan Konsumen dan Produsen.
Konsumen boleh mengetahui terlebih dahulu. Kebebasan produsen dalam membeli
bahan baku, tidak boleh ada monopoli.
2.
Prinsip Mengendalikan Bahaya Potensial.
3.
Prinsip Memenuhi Kebutuhan Dasar. Contoh
: Operasi beras, minyak goring, BBM.
4.
Prinsip Efisiensi Ekonomis.
5.
Prinsip Inovasi.
6. Prinsip Pendidikan dan Informasi
Konsumen. Ada atau tidak penjelasan lebih lengkap? Contoh : Obat ini mengandung
kantuk, obat ini jangan diminum sebelum mengendarakan motor.
7.
Prinsip Perlindungan Konsumen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar