ANALISIS BAURAN PROMOSI "RABBANI"
Sejarah Kerudung Rabbani
Pada tahun 1991 Amry Gunawan bersama
istrinya Nia Kurnia mendirikan toko busana muslim untuk memperkenalkan dan
menjual kerudung hasil rancangannya, toko tersebut diberi nama pustaka.
Rabbani diambil dari Al
Qur’an surat, Al Imron ayat 79 yang artinya para pengabdi Allah yang mau
mengajarkan dan diajarkan. Rabbani memiliki arti yang istimewa bagi Amry
Gunawan dan Nia Kurnia, karena keberadaannya dapat memberikan sumber
penghasilan dan nafkah untuk kehidupan keluarga. Bagi Amry Gunawan dan Nia
Kurnia, keberadaan kerudung Rabbani diharapkan dapat memberikan kontribusi yang
besar dalam syiar dan dakwah Islam bagi para muslimah agar memenuhi kewajibannya
untuk menutupi auratnya. Rabbani ingin merubah paradigma sebagian besar
masyarakat pada waktu itu yang memandang bahwa wanita yang memakai kerudung itu
ketinggalan zaman. Rabbani ingin menunjukkan bahwa wanita yang memakai kerudung
itu modern dan terhormat juga dapat tampil gaya, namun sopan dan syar’i.
Rabbani juga menghadapi tantangan yang sangat besar, karena pada waktu itu
wanita yang memakai kerudung masih jarang serta belum menjadi trend.
Namun, keadaan tersebut tidak dijadikan sebagai hambatan, bahkan dijadikan
sebagai tantangan untuk bisa mengembangkan trend mode.Rabbani, didirikan
di kawasan sekeloa Band.
Pada tahun 2000,
Rabbani memiliki potensi yang besar untuk dapat berkembang dan maju, karena
waktu itu toko yang khusus menjual kerudung masih jarang, sehingga belum ada
pesaing dan tinggi. Pada awal berdiri Rabbani memiliki satu karyawan untuk
melayani konsumen, satu tahun kemudian pindah ke Jalan Dipatiukur dengan
kondisi toko yang tidak jauh berbeda dengan toko sebelumnya, begitu pula dengan
perkembangannya secara bisnis belum menunjukkan perubahan yang signifikan.
Namun, keadaan tersebut tidak menyurutkan motivasi dan perjuangan Amry Gunawan
dan Nia Kurnia, bahkan keadaan tersebut dijadikan semangat dan perjuangan Amry
Gunawan untuk menghasilkan produk dengan kualitas dan desain terbaik. Seiring
dengan berjalannya waktu, dari tahun ke tahun, karena rancangannya yang
senantiasa inovasi dan berbeda dari yang lain, Rabbani mengalami perkembangan
yang pesat.
Rabbani
mulai diterima oleh masyarakat dan mulai memiliki pelanggan yang semakin
banyak, sehingga toko yang berada di Jalan Dipatiukur tidak mampu lagi
menampung konsumen dan pelanggan yang meningkat, akhirnya pada tahun 2001
Rabbani pindah ke toko yang lebih luas, yaitu ke Jalan Hasanudin No. 26
Bandung. Pada pertengahan tahun 2007 Rabbani pindah lokasi ke Jalan Dipatiukur
No. 44 Bandung.
Rabbani senantiasa
mengembangkan strategi pemasarannya. dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,
selain pindah toko ke tempat yang lebih luas, Rabbani merubah nama dan tagline
dengan nama lebih yang mudah diingat dan diterima oleh masyarakat luas, yaitu
"Rabbani Kerudung Instant" dengan tagline "trend
Setter Kerudung Instant". Melalui tagline dan spirit
diatas, Rabbani senantiasa bermetamorfosis kearah yang lebih baik untuk menjadi
unggulan kerudung instan dan ikon mode shari’ah terbaik didunia. Namun
saat ini tagline Rabbani dengan “Profesor kerudung Indonesia”.
Produk
Rabbani :
1. Kerudung Instan Rabbani
Kerudung instan yang terbuat dari bahan
kaos, spandek, dan silky. Tersedia berbagai warna pilihan dan macam
ukuran. Umum panjang dari leher sampai ke dada sedangkan ukuran muka
sama disesuaikan dengan berbeberapa ukuran yaitu S(38cm), M(48cm), L(58cm), dan
XL(68cm).
2.
Kerudung Pashmina
Selain kerudung instan, Rabbani juga
memiliki produk kerudung pashmina. Pashmina terbuat dari bahan katun, rajut,
shiffon, brokat dan rayon tersedia dalam satu warna dan kombinasi dua warna
dalam satu bahan tersedia polos, berpayet, berenda dan hiasan ikat pinggang
hingga pita.
3.
Kerudung Lebar
Kerudung lebar ini memiliki ukuran
120x120cm yang terbuat dari serat atau terkenal dengan sebutan jadda.
4.
Sandal dan Sepatu
Rabbani bukan hanya memiliki
produk-produk yang ditujukan untuk melindungi kepala atau menutupi aurat para
wanita, tetapi Rabbani juga menjual sandal dan sepatu yang bisa digunakan
ketika umrah atau haji.
5.
Busana Muslim Wanita, Pria, dan Anak
Rabbani memperkenalkan beragam produk
berupa pakaian muslim untuk wanita dan anak-anak yaitu gamis kaos, tunik, baju
koko pria dan busana muslim anak.
6.
Aksesoris Wanita
Sebagai pelengkap busana muslim dan
kerudung, wanita tidak terlepas dari aksesoris untuk itu, Rabbani menyediakan
aksesoris berupa bros, peniti, dan ciput.
7.
Kosmetik, obat herbal, buku-buku pengetahuan Islam
Selain kerudung dan pernak-pernik yang menempel pada
tubuh Rabbani juga bekerjasama dengan produk-produk seperti kosmetik, obat herbal,
dan buku
PEMASARAN
- Periklanan
Pemasaran
yang dilakukan Rabbani untuk menarik perhatian konsumen yaitu dengan memberikan
potogan harga dan hadiah sebagai pendukung media promosi maka Rabbani
menggunakan konsep visual ikon artis atau tokoh terkenal, dan gaya bahasa
pemasaran menggunakan persuasif. Untuk itu, dalam pembuatan promosi Rabbani ini
dibuat berbeda dengan promosi yang biasa dilakukan Rabbani yaitu bentuk promosi
nonpersonal yang disebut Iklan (advertising).
- Promosi Penjualan
Sebenarnya untuk promosi produk rabbani, tidaklah
sulit karena secara tidak langsung promosi berupa iklan pada sinetron-sinetron
dan acara-acara lain di televisi. Seperti Sinetron Muslimah, Mamah
Dedeh, Para Pencari Tuhan, dan lain-lain. Jadi saya yakin bahwa
sebenarnya “Pasar” sudah tidak ragu lagi dengan kualitas serta model dan
trendnya produk-produk rabbani.
Adapun promosi yang pernah dilakukan oleh Rabbani
yaitu menggunakan promosi penjualan dengan potongan harga dan memberikan hadiah
kepada konsumen dengan persyaratan tertentu.
3. Hubungan Masyarakat
Kegiatan Rabbani
setiap bulannya mengadakan pengajian anak yatim piatu, musikal Islami dan
mengadakan bazar potongan harga. Selain itu Rabbani pun selalu melakukan
pemasaran melalui media televisi, internet, jejaring sosial, majalah, dan
berjualan keliling menggunakan mobil. “Adapun potensi pasar dari member toko
yaitu 10.000 sampai 50.000 dalam setahun”
Kesimpulan
Dalam penjualan
Rabbani mulai fokus dalam segmentasi pasarnya, Rabbani memfokuskan pasar untuk
kalangan menengah. Sedangkan perkembangan dari aspek pemasarannya, Rabbani
mengembangkan strategi pemasarannya, selain pemasaran langsung ke konsumen,
Rabbani membina jaringan pemasaran yaitu membuka mitra dealer atau distributor
tunggal perkota/kabupaten dan mengembangkan jaringan pengembangan toko/reshare
(retail toko shariah) Rabbani. Sebagai upaya untuk mendukung
kesuksesan pengembangan strategi pemasaran yang telah dibina serta untuk
mengakomodasi permintaan pasar yang semakin besar, Rabbani mengembangkan dan
menambah kapasitas produksinya dengan mendirikan lima buah pabrik industri yang
menyuplai seluruh produk Rabbani, seperti kerudung sebagai produk utama, busana
muslim seperti gamis, tunik, T-shirt muslimah, koko, kasko, manset, dan
lain-lain. Kelima pabrik tersebut bertempat di Bandung dengan kemampuan
produksi 1 pcs kerudung per dua detik.
Sumber :
http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=164766jklmnopq0
http://rabbani.asia/v1/content/?scr=06
Tidak ada komentar:
Posting Komentar