Welcome to My Blog

NAMA : TRISYATI IKA PRATIWI
JURUSAN : MP 2012 (A)
NIM : 1445125838

Minggu, 14 September 2014

MANAJEMEN DIKLAT


KERANGKA KOMPETENSI ABAD 21 dan IMPLIKASI TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…
Senin, 8 September 2014. Universitas Negeri Jakarta, Fakultas Ilmu Pendidikan, jurusan Manajemen Pendidikan, pukul 10.30 am diruang 306 adalah pertemuan pertama perkuliahan Manajemen Pendidikan dan Pelatihan Mata kuliah kedua setelah Manajemen Pemasaran yang diajarkan oleh dosen kami yaitu bapak Amril Muhammad, S.E M.Pd. Beliau memberikan materi mengenai “Kerangka Kompetensi Abad 21 dan Implikasinya Terhadap Proses Pembelajaran”. Berikut adalah materi yang telah saya rangkum :

KERANGKA KOMPETENSI ABAD 21 dan IMPLIKASI TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN

Tujuan Pelatihan yaitu untuk menutup kesenjangan individu pada kemampuan yang dimiliki.

·         Kehidupan dan Kemampuan berkarir
-          Fleksibel dan adaptif (mudah menyesuaikan diri dengan keadaan).
-          Berinisiatif dan mandiri (dapat melakukan pekerjaan tanpa diperintah dan tanpa meminta bantuan orang lain).
-          Keterampilan sosial dan budaya (memiliki keterampilan lingkungan dimana dia berada dan dapat mempelajari budaya yang ada).
-          Produktif dan akuntabel (dapat dipertanggungjawabkan, jangan berbohong, jangan belajar plagiat/plagiasi).
-          Kepemimpinan dan tanggungjawab (harus berani belajar mengetahui hal-hal baru).

·         Pembelajaran dan Kemampuan berinovasi
-          Kreatif dan inovasi (mampu menciptakan suatu hal yang baru).
-          Berfikir kritis dalam menyelesaikan masalah.
-          Komunikasi dan kolaborasi

·         Informasi, Media, dan kemampuan berteknologi
-          Melek Informasi
-          Melek Media
-          Melek TIK

Kerangka ini menunjukkan bahwa berpengetahuan (melalui core subjects) saja tidak cukup harus dilengkapi :
-          Berkemampuan kreatif
-          Berkarakter kuat (bertanggungjawab, sosial, toleran, produktif, adaptif).
-          Kritis
Disamping itu didukung dengan kemampuan memanfaatkan informasi dan berkomunikasi.

·         Standart and Penilaian
-          Mendukung keseimbangan penilaian : Tes standart serta penilaian normatif dan sumatif.
-          Menekankan pada pemanfaatan umpan balik berdasarkan kinerja peserta didik
-          Membolehkan pengembangan portofolio siswa
·         Perlunya mempersiapkan proses penilaian yang tidak hanya tes saja, tetapi dilengkapi dengan penilaian lain termasuk portofolio siswa, disamping itu diperlukan dukungan yang memadai.
·         Learning Environments
-          Menciptakan latihan pembelajaran, dukungan SDM dan infrastruktur.
-          Pendidik untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman dan integrasinya di kelas.
-          Memungkinkan peserta didik untuk belajar yang relevan dengan konteks dunia.
-          Mendukung perluasan keterlibatan komunitas dalam pembelajaran, baik langsung maupun online.
·         Tuntutan terhadap “Kompetensi SDM”
1.      Pengetahuan/wawasan global
-          Konseptual yang Integratif dan Aplikatif
-          Orientasi Pada Solusi, Inovasi, dan Kreatifitas
-          Nilai-Nilai Universal (Lintas Budaya)
2.      Keterampilan Global
-          Komunikasi Multi Budaya.
-          Pemanfaatan Teknologi Informasi.
-          Pengembangan Intelectual (baik yg bersifat umum/spesifik) + Emotional (kemampuan memanage diri) + Adversiti Skill.
3.      Sikap/Perilaku
-          Dinamis dan Flexible
-          Inisiatif dan Proaktif
-          Inovatif dan Kreatif
-          Mandiri / “Survive”


Sabtu, 13 September 2014

MANAJEMEN KEUANGAN

KONSEP MANAJEMEN KEUANGAN 

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…
Selasa, 9 September 2014. Universitas Negeri Jakarta, Fakultas Ilmu Pendidikan, jurusan Manajemen Pendidikan, pukul 08.10 am diruang 306 adalah pertemuan pertama perkuliahan Manajemen Keuangan. Pada kesempatan ini dosen kami bapak Amril Muhammad, S.E M.Pd memberikan materi mengenai “Konsep Manajemen Keuangan”. Berikut adalah materi yang telah saya rangkum :

Konsep Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan adalah suatu proses dalam pengaturan akrivitas / kegiatan keuangan dalam suatu organisasi dimana didalamnya termasuk kegiatan planning, analisis dan pengendalian terhadap kegiatan keuangan yang biasanya dilakukan oleh manajer keuangan.

Manajemen Keuangan adalah seluruh aktifitas perusahaan yang berhubungan dengan upaya untuk mendapatkan dana perusahaan dengan meminimalkan biaya serta upaya penggunaan dan pengalokasian dana tersebut secara efisien.

Fungsi Manajemen Keuangan
1.      Menetapkan pengalokasian dana/penganggaran (investment devision).
2.      Memutuskan alternatif pembiayaan (financial decision).
3.      Kebijakan dalam pembagian dividen/sisa hasil usaha (dividend decision).

1.      Invesment Decision
Invesment decision merupakan keputusan yang diambil oleh manajer keuangan dalam pengalokasian dana dalam bentuk investasi yang dapat menghasilkan laba di masa yang akan datang. Keputusan ini akan tergambar dari aktiva perusahaan, dan mempengaruhi struktur kekayaan perusahaan yaitu perbandingan antara current access (contoh : piutang, uang yang ada di bank).
2.      Financial Decision
Financial decision merupakan keputusan manajemen keuangan dalam melakukan pertimbangan dan analisis perpaduan antara sumber-sumber dana yang paling ekonomis bagi perusahaan untuk mendanai kebutuhan-kebutuhan investasi serta kegiatan operasional perusahaan. Keputusan pendanaan akan tercermin dalam sisi pasiva perusahaan yang akan mempengaruhi financial structure maupun capital structure.

3.      Dividend Decision
Dividend merupakan bagian dari keuntungan suatu perusahaan yang dibayarkan kepada para pemegang saham. Keputusan dividen adalah keputusan manajemen keuangan dalam menentukan besarnya proporsi laba yang akan dibagikan kepada para pemegang saham dan proporsi dana yang akan disimpan di perusahaan sebagai laba ditahan untuk pertumbuhan perusahaan.

Tujuan Manajemen Keuangan
-          Memaksimalkan kesejahteraan pemilik perusahaan atau memaksimalkan nilai perusahaan
-          Menjaga kelangsungan hidup perusahaan (going concern).
-          Mencapai kesejahteraan masyarakat sebagai tanggungjawab sosial perusahaan.

Nilai Perusahaan
-          Nilai perusahaan yang sudah go public tercermin dalam harga pasar saham perusahaan.
-          Nilai perusahaan yang belum go public nilainya terealisasi apabila perusahaan akan dijual (total aktiva dan prospek perusahaan, resiko usaha, lingkungan usaha, dll).

Peranan dan arti penting Manajemen Keuangan
-          Fungsional perusahaan.
-          Posisi manajer keuangan dalam struktur organisasi.
-          Pengembangan karir manajer keuangan.
-          Kesempatan berkarir.