Multi
Level Marketing (MLM)
A.
Pengertian
Multi Level Marketing
Multi Level Marketing,
atau disingkat MLM, adalah usaha menjual atau memasarkan langsung suatu produk,
baik berupa barang atau jasa konsumen, sehingga biaya distribusi dari barang
yang dijual atau dipasarkan tersebut sangat minim atau bahkan sampai ke titik
nol yang artinya bahwa dalam bisnis MLM ini tidak diperlukan biaya produksi.
Dalam
Multi Level Marketing selain unsur barang juga terdapat unsur jasa. Hal ini
dapat dilihat dengan adanya seorang distributor yang menjualkan barang yang
bukan miliknya dan ia mendapatkan upah dari presentase harga barang. Selain itu
jika ia dapat menjual barang tersebut sesuai dengan target yang telah
ditetapkan, maka ia mendapatkan bonus yang ditetapkan perusahaan.
Secara
realitas, kini perusahaan berbasis Multi Level Marketing, sudah banyak tumbuh
di dalam dan di luar negeri. Dari sudut sistem MLM itu sendiri, pada dasarnya
MLM adalah bentuk usaha atau jasa yang dijalankan berdasarkan aturan yang
multi. Dalam Multi Level Marketing, passive incame yaitu mendapat bonus secara
pasif tanpa melakukan pembinaan, perekrutan, dan penjualan barang atau jasa
karena hal itu sama dengan money game dan penghasilan yang didapatkan tanpa
harus bekerja lagi.
Multi Level Marketing
adalah salah satu bisnis yang menghasilkan bonus passive income sangat besar.
Dalam Multi Level Marketing, setiap distributor memiliki impian masing-masing
dan mereka bisa bekerja secara mandiri. Mereka sudah memiliki kesadaran bahwa ini
adalah bisnis mereka sendiri maka meskipun tidak lagi membantu bisnis mereka
akan tetap berkembang. Kemudian seiring dengan membesarkan bisnis mereka, maka
akan selalu mendapatkan Royalti selama bisnis mereka berjalan. Tentunya besar
royalty tergantung jenis marketing plan perusahaan itu sendiri. Jika membangun
cukup banyak pemimpin dalam grup, maka dengan sendirinya akan mendapatkan
passive incame yang banyak tanpa harus mengeluarkan modal.
B.
Sistem
Kerja Multi Level Marketing
Secara global sistem bisnis
MLM dilakukan dengan cara menjaring calon nasabah yang sekaligus berfungsi
sebagai konsumen dan member (anggota) dari perusahaan yang melakukan praktek
MLM. Adapun secara terperinci bisnis MLM dilakukan dengan cara sebagai berikut
:
Mula-mula pihak perusahaan
berusaha menjaring konsumen untuk menjadi member, dengan cara mengharuskan
calon konsumen membeli paket produk perusahaan dengan harga tertentu. Dengan
membeli paket produk perusahaan tersebut, pihak pembeli diberi satu formulir
keanggotaan (member) dari perusahaan.
Sesudah menjadi member
maka tugas berikutnya adalah mencari member-member baru dengan cara seperti
diatas, yakni membeli produk perusahaan dan mengisi folmulir keanggotaan. Para
member baru juga bertugas mencari calon member-member baru lagi dengan cara
seperti diatas yakni membeli produk perusahaan dan mengisi formulir
keanggotaan.
Jika member mampu menjaring
member-member yang banyak, maka ia akan mendapat bonus dari perusahaan. Semakin
banyak member yang dapat dijaring, maka semakin banyak pula bonus yang
didapatkan karena perusahaan merasa diuntungkan oleh banyaknya member yang
sekaligus menjadi konsumen paket produk perusahaan.
Dengan adanya para
member baru yang sekaligus menjadi konsumen paket produk perusahaan, maka
member yang berada pada level pertama, kedua dan seterusnya akan selalu
mendapatkan bonus secara estafet dari perusahaan, karena perusahaan merasa
diuntungkan dengan adanya member-member baru tersebut.
C. Strategi Multi Level Marketing
Adalah suatu cara atau
metode yang dirancang oleh perusahaan untuk menawarkan suatu produk dan
menciptakan hubungan yang saling menguntungkan, dengan jalan melaksanakan
penjualan secara langsung kepada konsumen melalui suatu jaringan yang
dikembangkan oleh para distributor lepas. MLM disebut juga dengan network
marketing, yang intinya adalah membentuk jaringan bisnis atau pemasaran dan
membagi-bagi keuntungan bersama (“Surya”, 1994: 7). Perusahaan yang menggunakan
strategi MLM akan mendistribusikan produk-produknya melalui sebuah jaringan yang
terdiri dari para pelaku bisnis independent di seluruh dunia secara
bebas (Valentine, 2003).
Sumber
:
Andreas Harefa, Multi Level
Marketing, (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 1999).
http://tiensbarokahgroup.blogspot.com/2013/01/pengertian-multi-level-marketing.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar