Welcome to My Blog

NAMA : TRISYATI IKA PRATIWI
JURUSAN : MP 2012 (A)
NIM : 1445125838

Sabtu, 04 Oktober 2014

PENDEKATAN DAN SASARAN PELATIHAN

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Senin, 29 September 2014 Universitas Negeri Jakarta, Fakultas Ilmu Pendidikan, jurusan Manajemen Pendidikan, pukul 09.00 am diruang 306. Pada pertemuan kali ini perkuliahan Manajemen Pendidikan dan Pelatihan, dosen kami Amril Muhammad, S.E M.Pd. memaparkan materi tentang “Pendekatan dan Sasaran Pelatihan”. Berikut paparan yang telah saya rangkum :

PENDEKATAN DAN SASARAN PELATIHAN
Dalam manajemen diklat terdapat beberapa pendekatan yang biasa dipakai, pendekatan tersebut terbagi dua yaitu Pendekatan Tradisional dan Pendekatan Modern. Pengertian Pendekatan Tradisional adalah pendekatan yg memandang atau meangasumsikan bahwa peserta belum mempunyai pengetahuan apapun. Sedangkan Pengertian pendeketan modern adalah Pendekatan yang melihat bahwa peserta didik sudah memiliki pengetahuan awal.
Dalam proses pelatihan, muncul pendekatan dalam proses. Dasar atau basis rancangan pelatihann. Ketika berbasis kinerja, tentu harus di evaluasi terlebih dahulu. Kinerja apa yang harus dia evaluasi.
Dalam diklat juga terdapat harapan akan keberhasilan diklat tersebut, keberhasilan tersebut dapat dilihat dari pencapaian-pencapaian yang telah di dapat oleh peserta diklat itu sendiri. Pencapaian-pencapaian tersebut antara lain :
-       Individual Object (Pencapaian tujuan individual), yaitu pencapaian individu yang dapat memberi kontribusi kepada organisasinya. contoh : dia yg mau sesuatu, maka dia yg meneliti apa yang dia mau.
-       Organizational Object (Pencapaian tujuan organisasi), yaitu organisasi yang menentukan dan merumuskan  sasaran dan program-program yang dijalankan bertujuan unutk membentuk citra baik perusahaan. individu’a tidak dilihat. Semua orang yg meneliti, yg dilihat orgaisasi.
-       Fungtional Object (Pencapaian tujuan fungsional), yaitu setiap aspek yang berhubungan dengan komunikasi di kaitkan antara satu dengan yang lainnya dan diberdayakan sepenuhnya untuk mencapai tujuan dari organisasi. produksi harus lancar, distribusi harus lancar, supaya target pencapaian bisa tercapai.
-       Social Object, yaitu Organisasi yang mempunyai fungsi sosial. Sasaran sosial ini berkaitan dengan etika dan tanggungjawab sosial organisasi dengan linkungan sekitar organisasi tersebut berada. Sasaran sosial.

Dalam pelatihan juga terdapat tujuan dari pelatihan tersebut. Pada dasarnya diadakan pelatihan adalah untuk meningkatkan performance para peserta pelatihan, diklat juga berbicara tentang cara melakukan sesuatu. Pelatihan dapat memberikan efek yang lebih tinggi dalam pencapaian yang di dapat oleh individu maupun organisasi itu sendiri. Peningkatan performance tersebut yaitu KSA (Knowledge, Skill, Atitude)

Beberapa alasan mengapa pelatihan itu penting. Diantaranya yaitu sebagai berikut :
1.      Pelatihan dan pengembanganan bertujuan mengoptimalisasi tujuan organisasi
2.      Menyediakan peluang untuk peningkatan secara teknis maupun keterampilan. Secara pribadi tumbuh, lebih matang, lebih dewasa, lebih mampu.
3.      Meningkatkan pengetahuan keterampilan kerja pada setiap levelnya. Memperluas wawasan tentang kecerdasan manusia, kepribadiannya.
4.      Untuk meningkatkan produktivitas.
5.      Pelatihan untuk mengembangkan dan semangat kelompok.  Teen spirit membangun budaya belajar pegawai.
6.      Pelatihan tentang bagaimana cara bergaul, etika ditempat kerja, disiplin kerja. Budaya belajar didalam organisasi.
7.      Peningkatan iklim organisasi.
8.      Pelatihan juga membantu meningkatkan kualitas. Baik kualitas kerja, maupun kualitas kehidupan.
9.      Meningkatkan lingkungan kerja yang sehat. Lingkungan kerja menjadi lebih sehat, karena merasa pekerjaannya dihargai.
10.  Karyawan yang baik antar karyawan maupun atasan dengan bawahan,
11.  Meningkatkan kesehatan dan keselamatan
12.  Untuk meningkatkan image, citra. Orang yang mempunyai pengalaman orang yang memiliki image, dibandingkan dengan orang yg tidak mempunyai pengalaman apapun.
13.  Keuntungan. Orang melihat tidak cuma barang atau kemasan
14.  Membantu pengembangan organisasi. Bagaimana membuat pengambilan keputusan yang efektif.
15.  Membantu memahami kebijakan yang disampaikan.
16.  Keterampilan kepemimpinan,
Sikap yang lebih baik dan aspek-aspek lain yang dapat mendorong pekerja yg sukses dan perilaku yang ditunjukkan oleh manajer.

Importance Of Training Objectives
Training objectives salah satu bagian yang sangat penting dalam dunia kerja. Jika sasaran itu jelas pelatihan akan sangat bermakna. Menyediakan petunjuk arahan yang jelas dan untuk mengembangkan program pelatihan. Sasaran pelatihan itu menginformasikan kepada peserta pelatihan kompetensi apa yg harus dikuasai pada saat pelatihan itu diikuti. Kejelasan dari tujuan pelatihan itu diperlukan oleh trainer supaya dia tau apa yang dia latihkan. Desainer (perancang pelatihan dan juga evaluator). Untuk mengukur progress peningkatan kemampuan dari peserta pelatihan dan jika belum maka diadakan pengevaluasian. Seorang pelatih tidak semuanya memegang materi pelatihan. Sebagai Evaluator menjadi panduan yang lebih mudah untuk menilai program.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar