بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Assalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarokatuh..
Pada kesempatan kali ini saya akan
membagi materi yang saya dapat pada Mata Kuliah Manajemen Pendidikan dan
Pelatihan pada hari Senin 1 Desember 2014 mengenai Peran Dalam Pelatihan.
Peranan
dalam Pelatihan
Dilaksanakan nya diskusi mengenai peran
di dalam pelatihan, pertama di jelaskan mengenai peran organisasi di dalam
pelatihan, peran peserta nya dalam pelatihan dan peran pelatih di dalam
pelatihan.
1. Peran Organisasi
Yang akan di jelaskan pertama adalah Peranan
organisasi. Pada dasarnya peran Organisasi dalam pelatihan adalah sebagai
promotor atau penyelenggara pelatihan tersebut. Organisasi mengadakan pelatihan
untuk para karyawannya agar dapat mengatasi kesenjangan antara skill yang
dimiliki para karyawannya dan kebutuhan perusahaan. Oleh karena itu organisasi
mengadakan pelatihan tersebut. Selain sebagai penyelenggara pelatihan,
organisasi juga memiliki peran-peran lain dalam pelatihan, antara lain :
-
Sebagai sumber dana dalam pelatihan
tersebut.
-
Sebagai fasilitator dalam diklat.
-
Organisasi sebagai perencana diklat.
Organisasi berperan sebagai lembaga yang
menyelenggarakan diklat, setelah diklat yang akan diselenggarakan telah
dirancang dengan konsep yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, maka konsep
tersebut direalisasikan dengan menyelenggarakan diklat tersebut. Organisasilah
yang mempunyai tugas untuk menyelenggarakan diklat itu.
2. Peran Peserta
Keberhasilan suatu program diklat tidak hanya
bergantung pada mutu pengajar/fasilitator dan kelengkapan sarana, tetapi juga
bergantung pada faktor-faktor intern peserta diklat, Manfaat pelatihan akan
semakin besar apabila diikuti oleh peserta pelatihan yang memiliki masalah
dalam pelaksanaan tugas pekerjaan yang dapat diatasi melalui pelatihan. Dilihat
dari aspek manfaat pelatihan, etidaksesuaian antara peserta diklat dengan
diklat yang diikuti menyebabkan ketidakpuasan peserta diklat.
3. Peran Pelatih
Dalam sebuah training, seorang trainer
atau pelatih adalah pemimpin. Trainer bertugas mengarahkan peserta
training untuk mencapai tujuan atau goal tertentu. Trainer yang
mengendalikan jalannya training, mulai dari mengendalikan waktu training,
metode training, serta mengendalikan peserta training agar dapat
bersinergi menciptakan training yang kondusif.
Seorang trainer memiliki tanggung jawab penuh dalam training,
bertanggung jawab menyampaikan materi training dan memastikan
peserta training menangkap dengan baik apa yang disampaikan
oleh trainer. Trainer memiliki peran yang besar dalam
sebuah training, yaitu diantara perannya sebagai berikut :
1. Mengatur
agenda dan menjaga waktu
2.
Menjaga tujuan pelatihan
3.
Melindungi hak semua peserta
4.
Mendengarkan
5.
Meringkas materi
6.
Reviewing/Meninjau ulang
7.
Menjaga focus peserta
8.
Memegang otoritas
9.
Terlibat dengan anggota yang pasif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar